Monday, May 11, 2009

All random things mixed in one post

Sejujurnya, gue sangat ingin menulis. Sangat ingin. Tapi, satu hal, gue punya masalah kronis sama tubuh gue yaitu organ tubuh gue satu sama lain suka ga sinkron. Misalnya gue pengen nulis "gue", tapi tangan gue mengetik "ga". Atau pengen diem aja, tapi tiba-tiba mulut gue bilang "cieee!" yang akan dilanjutkan dengan "lho kok gue tadi ngomong cie?" (percayalah, ini pernah terjadi). Sama halnya dengan sekarang, hasrat di hati ingin menulis, tapi otak buntu. Lobus... parietalis? Apa frontalis? Yang ngatur kreatifitas apa sih kok gue lupa ya? Parietalis kan? Ya oke zor, lupakan biologi-mu sebentar. Mari kembali ke dunia blog yang aman dan tentram, dan bahagia.

"All random things mixed in one post", adalah judul dari hasil jerih payah pemikiran jari gue. Ya, karena keseringan ga sinkron, gue sampe mikir jangan-jangan setiap organ tubuh gue punya otak sendiri-sendiri. Teori ini sudah disangkal oleh nyokap gue yang mengatakan: "itu sih kamu aja dek keseringan ga konsen". Fenomena dunia. Gue harusnya masuk Kick Andy atau sejenisnya. Tapi gue yakin semua ahli di dunia bilang "ih ini sih permasalahan ini anak hobi bengong!"

Tuh kan, 2 paragraf udah random. As the title said so, "all random things mixed in one post". Mari bertaruh gue akan menulis berapa banyak paragraf dengan tema seperti itu. Deal? Sip.

Another random thing. Sebenernya post awal gue adalah pengen nulis review soal The Chronicles of Narnia: Prince Caspian, salah satu dari 5 film yang selalu pengen gue tonton ulang berdasarkan Living Social di Facebook yang kemaren gue ikuti. Kenapa gue sebegitu cintanya sama Prince Caspian, dimana banyak yang bilang "ga sesuai bukunya" dan hal-hal seperti itu. Emang sih, ga sesuai bukunya, tapi bayangin deh: di filmnya ada cerita masa lalu Caspian yang, hell, sungguh-sangat-membosankan-sekali. Itu bagian yang bener-bener bikin gue ingin melempar bukunya ke lantai, kesal. Nah, kalo ada di film? Ga mungkin kan gue banting TV? Atau banting DVD Player gue? Selain berat, yang ada gue disuruh beli TV baru. Bisa ga jajan setahun gue. Ya, back to this paragraph-only topic. Gue suka Prince Caspian, bisa dibilang tidak membosankan, karena bener-bener konflik tokohnya itu "real" banget. Sebutlah si Peter dan Caspian, yang merasa iri satu sama lain. Di dunia nyata, sering kan hal itu terjadi? Merasa cemburu dengan orang lain yang dianggap "baru" tapi bisa dibilang sudah mengambil segalanya? Okay. Selain itu, di awal film digambarkan Peter sedang berkelahi dengan beberapa laki-laki hanya karena bertabrakan dan si laki-laki itu tidak mau minta maaf. Menurut gue itu hal yang sebenarnya sangat wajar, kenapa? Karena itulah bentuk seorang remaja laki-laki sedang mencari jati diri, pengakuan, dan segalanya. Dan bagian yg gue pribadi paling suka dari film ini adalah saat Edmund bertemu muka dengan Lord Miraz di campnya. Saat itu Lord Miraz berkata "And, Prince Edmund--" yang diputus di tengah-tengah oleh Edmund dengan "King. It's King Edmund. Just 'King' though. Peter's the High King. I know, it's confusing". Sebenarnya biasa saja, atau emang karena gue suka Edmund (bentuk fiksional dari orang tobat nasuha, menurut gue), jadi itu sempet bikin gue ketawa. Sama bagian Edmund juga saat Peter dan Susan tidak mempercayai Lucy yang mengaku melihat Aslan. "The last time I didn't believe at Lucy, I ended up looking like a stupid". Polos, tapi benar-benar lucu. Bagian favorit gue lainnya adalah saat Edmund, dengan keren dan tenangnya, menghancurkan the White Witch yang ingin bangkit kembali. Cool, memang. Dan bagian akhir dari Prince Caspian juga ditutup oleh Edmund, yang mengatakan "I left my new torch at Narnia". Sungguh polos.

Paragraf berikutnya, nyeritain tentang apa lagi ya? Hmmm. Mungkin gue akan bener-bener bikin blog gue seperti ember yang nyampur, berantakan. Everything mixed in one post.

Okey, untuk menutup, this time's question (biar lo pada ada kerjaan ngekomen blog gue hahahaha): bagaimana pendapat lo tentang tulisan gue? Membosankan? Polos? Apa-adanya? Atau ga penting. Tell me everything. Mungkin berguna untuk kemajuan kreatifitas menulis gue, siapa tahu. TULISAN lho ya, bukan "fontnya kekecilan", because it means, lo menyuruh gue untuk mengganti themes dan asal Anda tahu, selera saya tinggi, susah untuk mencari themes yang cocok.

See ya later, fellas!





2 comments:

  1. tulisanlu....enak dilihat. jujur/polos, ringan, ga macem2, kadang2 lucu, terusss jauh dekat 2000. tunggu, ini tarif bus.

    mmm udah deh lanjutkan aja zor haha /\ (membentuk tanda segitiga)

    ReplyDelete
  2. hmm. karena disuru ngasi comment ya gw kasi comment ya zor.
    1. tulisannya kekecilan, terlalu dempet
    2. lo lagi liburan masi bisa2nya mikirin bio. hahahahha
    3. fyi td gw bingung buat nulis comment klik yg mana ya. hahahah

    ReplyDelete